Wednesday, March 31, 2010

I Love You Arya

Arya... I love you....

Satya Arya Putra Susanto. Itu nama lengkap anak gw yang lahir tanggal 29 Juni 2004. Gw lahirin dia secara caesar karena memang kondisi dan proses menuju kelahiran secara normal tidaklah mendukung.
Waktu kecil keluarga gw dan keluarga suami selalu manggil dia dengan panggilan Satya,tapi gw dan suami malah lebih suka manggil dia dengan nama keduanya yaitu Arya. Arya berkembang cepat. Cara berpikirnya pun semakin kritis. Setiap hal yang dia lihat bisa dipastikan akan dia tanya dengan penuh ingin tahu dan selalu mengharapkan jawaban yang detail. Suami kadang angkat tangan dan sering memberikan jawaban yang simple,lalu Arya akan beralih ke gw dan semaksimal mungkin gw memberikan jawaban dengan bahasa yang bisa dia mengerti sesuai dengan perkembangan pola pikirnya.
Selain kritis di pikiran,Arya juga kritis di sikap dan tindakan. Kalo kata nyokap gw si Arya itu nurutin atau nurunin sifat keras kepalanya gw banget,hehehe...
Tapi memang iya juga sih... Kerasnya sikap Arya terhadap apa yang dia inginkan kadang bikin gw dan suami kewalahan. Sikap hiperaktifnya yang semakin berkembang pun semakin gw nilai sebagai kenakalan. Malah akhir-akhir ini gw mulai berubah dari yang hanya bersikap tegas dan keras menjadi galak ke Arya. Setelah memarahi Arya gw biasanya langsung menyesal dan sedih. Tapi gw lihat-lihat juga situasinya. Kalo memang Arya dalam kondisi yang memang salah,biasanya gw diemin dulu. Tapi kalo hanya karena emosi sesaat gw dan kelakuan Arya sebenarnya hanya kenakalan biasa seorang anak,maka gw pasti langsung mendekati dan memeluk Arya. Gw ciumin pipinya berkali-kali sambil mengucap maaf bahwa gw khilaf karena marah-marah.

Arya merupakan anak satu-satunya yang gw dan suami miliki. Kita berdua sayang banget sama Arya,sampai-sampai (hampir) segala mainan yg menjadi impian setiap anak dia pasti punya. Namun gw baru menyadari sekarang bahwa itulah kesalahan kita sebagai orang tua... Menuruti hampir semua yang Arya mau. Arya pun kini mulai berubah menjadi egois kadang-kadang. Hal yang seperti itu yang bikin gw suka marah. Tapi selain itu Arya juga jadi serba tahu akan banyak hal karena apa yang dia mau hampir dia dapatkan,lalu dia pelajari barang-barang baru yang dia terima dari kita orang tuanya. Lalu Arya akan bertanya secara detail mulai dari nama bendanya,fungsinya,kelebihannya dan kekurangannya. Dengan bangga aku memploklamirkan bahwa Arya adalah anak yang pintar dan cerdas. Karena Arya dengan mudah menyerap hal-hal baru dalam waktu terbilang singkat.

Gw dan suami sebenarnya juga pengen kasih Arya adik bayi... Tapi situasi memang belum mendukung. Semoga aja tahun depan bisa terkabulkan segala keinginan gw... Amin.
Tapi ya itu dia... Karena terus-terusan menjadi anak tunggal dan raja didalam rumah,makanya sikapnya semakin serba kritis.

Tapi bagaimanapun... Rasa sayang dan cinta gw gak akan pernah berkurang untuk Arya. Malah semakin bertambah setiap saatnya. Begitu juga suami.

Arya....bunda sayang dan cinta Arya... Bunda minta maaf kalo sering galak sama Arya. Insya Allah bunda bisa semakin sabar dalam membesarkan Arya...

I LOVE YOU, ARYA ♥♥♥♥♥♥♥♥

0 komentar:

Post a Comment

Leave your comments here
Silahkan kasih komentar mengenai tema yang diangkat tanpa SARA

Berita Terlengkap

Berita Terkini Online Pictures, Images and Photos